<
aku terhanyut engkau berkali-kali
lumpur kering yang retak
tempat mekar mawar merah mudamu, ayah
muasal cinta,
lembab. geliat tak kasat. pekat
ruang mengikatku begitu dalam
memikat! ketika tiba-tiba Kala mencuat
ini cinta? tapi hanya yang senyap berdiam
apa ayah tahu?
cinta kuberikan sebagai perawan
waktu menghantu di sudut-sudut pintu
lonceng gereja menghentikanku untuk bepergian
dan katamu, bercintalah dengan ibu!
sebelum haid dan akil baliq
sebelum kenal luka dan tahu dosa
apakah luka dan cinta bermula dari sana?
September 20th, 2008 at 5:42 pm